Berita

Cellular Lab BSL-2 Hadir di Jombang Optimalkan Pencegahan Covid

Cellular Lab BSL-2 Hadir di Jombang Optimalkan Pencegahan Covid

BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengoperasionalkan layanan pengujian sampel Covid -19 dengan memanfaatkan Cellular Laboratory Biosafety Level 2 (Mobile Lab BSL-2) yakni bus yang dijadikan sebagai laboratorium. Ini merupakan rangkaian dari Road Show Bakti Inovasi BPPT di Jombang, Jawa Timur (27/12) yang sebelumnya sudah dilakukan di Yogyakarta dan Denpasar.

Kepala BPPT Hammam Riza, mengatakan yakni bus tersebut merupakan laboratorium yang dibutuhkan untuk melakukan tes swab PCR (Polymerase Chain Reaction). Sarana di bus itu juga sesuai dengan standar yang dimiliki rumah sakit ataupun tempat pemeriksaan spesimen dari Covid -19.

“Selama ini, pemeriksaan hasil swab di rumah sakit maupun laboratorium dinas kesehatan lalu itu membutuhkan waktu. Belum lagi ditambah dengan pengiriman hasil swab, sehingga dengan memanfaatkan fasilitas BSL-2 ini lebih mendekatkan pelayanan pemeriksaan, ” ungkapnya dalam keterangan resmi (27/12).

Dijelaskannya, bus laboratorium itu meraih menjangkau daerah yang diketahui mempunyai tingkat paparan tinggi, sehingga meraih mempercepat tes yang akurat. “Banyak kapasitas testing baik rumah sakit terdekat maupun tempat lain yg selama ini melaksanakan PCR test, dengan ini sebuah model jadi karya inovasi yang berlangsung, inch tambahnya.

BPPT, lanjutnya, selalu membuat terobosan baru untuk mendukung layanan check Covid-19. Sebelumnya adalah kontainer, trailer dan yang saat ini coach. Bus itu akan beroperasi ke berbagai daerah yang sulit dijangkau.

Selain itu, tingkat efektivitas fasilitas layanan juga terus diperbaiki, mobile lab BSL-2 ini dirancang untuk dapat memeriksa 500 sampel per twenty-four jam. Hasilnya pun bisa diketahui dalam jangka waktu delapan jam.

Sementara itu, Direktur RS Unipdu Medika Kabupaten Jombang Zulfikar As’ad Umar menyampaikan, fasilitas tes dengan memanfaatkan Mobile Lab BSL-2 akan diberikan secara gratis pada warga yg membutuhkan. “Kami menawarkan ke masyarakat di Jombang yang terdapat alokasi 150 dengan operasional Minggu dan Senin, ” ucapnya.

RS Unipdu Medika Jombang juga telah menyiapkan fasilitas untuk merawat pasien Covid -19 dengan 14 tempat tidur yang disiapkan jika RSUD Jombang kewalahan merawat pasien Covid -19.

Di Kabupaten Jombang kata Zulfikar, kasus Covid -19 relatif cukup tinggi. Hingga 26 Desember 2020 kasusnya mencapai 2. 133 orang yang terkonfirmasi positif Covid -19. Dari jumlah itu, 1. 805 sudah dinyatakan sembuh, 96 orang masih dirawat dan 232 orang telah meninggal dunia.

“Diharapkan dengan adanya Mobile BSL 2 ini dapat membantu dan bermanfaat untuk  masyarakat Kabupaten Jombang khususnya dalam menangani pandemi Covid-19, ” tutupnya.

Sebagai informasi, Mobile Lab BSL-2 ini juga dilengkapi oleh aplikasi pantau Covid -19 (PC-19) yang akan memudahkan masyarakat buat melakukan swab test, registrasi daring, serta mendapatkan jadwal waktu serta urutan untuk swab test.

Mobile laboratory BSL-2 dibangun dengan memanfaatkan box 20 feet, laboratorium disain buat 2 ruangan yaitu anteroom lalu main room yang dilengkapi oleh negative pressure dan sistem interlock. Fasilitas Biosafety Cabinet, Autoclave serta PCR serta peralatan pendukung lain menjadikan lab BSL-2 ini  memenuhi persyaratan Biosatey Level 2 in addition (BSL-2 enhance). (OL-13)

Baca Juga: Service Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B saat Nataru