Berita

Destinasi Wisata Akan Ditutup Jika Langgar Protokol Kesehatan

Destinasi Wisata Akan Ditutup Jika Langgar Protokol Kesehatan

SEKDA DIY, Kadarmanta Baskara Aji menegaskan, penerapan protokol kesehatan wajib dilaksanakan di objek pariwisata yang telah beroperasi di DIY.

“Kalau ada pengingkaran terhadap protokol kesehatan di dalam sebuah destinasi, maka destinasi itu akan kita tutup sementara, ” terang dia, Kamis (30/7).  

Hukuman tegas tersebut diberlakukan agar petunjuk terkait protokol kesehatan di objek wisata bisa dipatuhi oleh seluruh pihak dan dilaksanakan sebaik-baiknya. Tamu objek wisata yang tidak setia pada aturan tidak diperkenankan untuk masuk ke obyek wisata, dipersilahkan untuk pulang. DIY telah menelungkupkan pariwisata secara terbatas dan berangsur-angsur agar pemulihan ekonomi berjalan. Pada sisi lain, penerapan protokol kesehatan tubuh yang ketat diharapkan bisa mengantisipasi penambahan kasus Covid-19.

Manajer Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto menyebut, jumlah penumpang kereta elektrik di DIY terjadi peningkatan setelah kereta api jarak jaug berfungsi kembali pada masa pandemi Covid-19. KA relasi Jogja-Jakarta menjadi sripanggung masyarakat pada era adaptasi biasa baru.

“Untuk setiap akhir pekan, penumpang kereta api relasi ke Jakarta sering penuh. Kami masih menjual tiket hanya 70 persen lantaran total kursi yang tersedia, ” terang dia, di Stasiun Yogyakarta, Kamis (30/7) 

Melihat animo tinggi umum menggunakan kereta api, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menambah operasional kereta api yang menuju ke Jakarta. Tiga kereta api dengan sudah lama dikandangkan, yaitu MORAL Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, dan KA Taksaka kembali dioperasikan pada libur Idul Adha.

“Pengoperasian MORAL Argo Lawu, KA Taksaka, & KA Argo Dwipangga selanjutnya akan dievaluasi dan akan dijalankan serasi animo atau kebutuhan masyarakat pengguna KA, ” terangnya.

Eko menegaskan, PT KAI tetap menerapkan protokol kesehatan tubuh yang ketat sepanjang perjalanan. Misalnya, calon penumpang KA jarak jauh wajib membawa surat keterangan terhindar Covid-19, wajib memakai masker, guru tidak melebihi 37, 3 posisi, dalam kondisi sehat, tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas, serta mengimbau pelanggan untuk mengindahkan pakaian lengan panjang.

Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan mengenakan Face shield selama dalam perjalanan tenggat meninggalkan area stasiun tujuan. Untuk pelanggan dewasa, Face Shield mau disediakan KAI, sedangkan pelanggan secara usia di bawah 3 tahun (infant) agar membawa Face Shield pribadi

Total ada 26 KA jeda jauh dan menengah yang hidup di wilayah Daop 6. Lantaran jumlah KA tersebut, ada 3 kereta api jarak jauhbyang beroperasi setiap hari, yaitu KA Bengawan, Sri Tanjung, dan Kahuripan, sedangkan kereta-kereta yng lain beroperasi sesuai dengan jadwal yang ada.

membaca juga:   Jumlah Pemudik Mencuaikan Pelabuhan Bakauheni 10. 654 karakter

Mulai Kamis, 30 Juli 2020 PT KAI Daop 6 Yogyakarta bekerja sama dengan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Rajawali Nusindo menghadirkan layanan Rapid Test seharga Rp85. 000 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan. Pelayanan Rapid Test di Stasiun cuma dilayani dari pukul 07. 00-19. 00 WIB. (OL-3)