Berita

Dishub DKI Finalisasi Aturan Teknis Kenaikan Tarif Parkir

Dishub DKI Finalisasi Aturan Teknis Kenaikan Tarif Parkir

BIRO Perhubungan DKI Jakarta, hingga saat ini, masih memfinalisasi perubahan dua peraturan gubernur teknis terkait transformasi tarif pajak parkir di Jakarta.

Sebelumnya, pada pertengahan tahun ini, Pemprov DKI bersama DPRD DKI Jakarta mengesahkan perubahan Peraturan Daerah No 16 tahun 2010 tentang Retribusi Parkir.

Dua pergub yang akan direvisi itu adalah Pergub No 31 tahun 2017 tentang Tarif Servis Parkir, Denda Pelanggaran Transaksi, & Biaya Penderekan/Pemindahan Kendaraan Bermotor serta Pergub No 120 tahun 2012 tentang Biaya Parkir Pada Penyelenggaraan Fasilitas Parkir Untuk Umum dalam Luar Badan Jalan.

Baca juga: Pengguna Kendaraan Pribadi Keluar-Masuk Jakarta Akan Dites Antigen

“Saat ini, kami sedang finalisasi perut pergub teknis tersebut. Sehingga, saat ini, tarif pajak parkir belum akan naik sampai pergub tersebut keluar. Tapi, intinya, semua beban parkir akan naik seiring dengan dinaikkannya pajak parkir baik yang on the street maupun off the street, ” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam sebuah diskusi maya, Kamis (17/12).

Revisi Perda No 16/2010 tentang Pajak Parkir telah disahkan pada September lalu. Oleh karenanya, tarif pajak parkir di segenap Jakarta akan naik dari 20% menjadi 30%.

Syafrin menegaskan tarif parkir yang dinaikkan ini tidak hanya berlaku di fasilitas parkir dengan dikelola swasta tetapi juga dengan dikelola Pemprov DKI Jakarta mencuaikan UP Perparkiran.

“Tentunya semua akan terbang. Kalau hanya salah satu dengan naik, dikhawatirkan akan membuat pengendara beralih kawasan parkir di tempat lainnya, ” terangnya.

Syafrin mengungkapkan, kenaikkan tarif parkir ini sesuai dengan salah satu langkah yang diambil di dalam skema ‘transport demand management’ untuk memberikan disinsentif bagi para pemakai kendaraan pribadi sehingga secara berangsur-angsur mereka beralih ke kendaraan umum.

Untuk mengimbangi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga terus mengupayakan pemeriksaan fasilitas transportasi umum serta tumpuan pejalan kaki. (OL-1)