Berita

Kabur dari Majikan, Pekerja Indonesia Dipulangkan dari Taiwan

3 orang pekerja Indonesia yang kabur dari rumah majikannya di Taiwan akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.

Ketiga WNI ini telah menyerahkan diri ke Imigrasi, membayar denda Imigrasi, membeli tiket pesawat ke Indonesia, dan melakukan tes PCR, demikian pernyataan Penerangan Sosial Kebiasaan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Sabtu (13/3).

Selama mengakhiri proses administrasi kepulangan ke Indonesia, KDEI Taipei memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.

Itu juga ditempatkan di tempat penampungan sementara milik KDEI di Kota Taoyuan dengan khusus bagi WNI yang sedang berurusan dengan alat Taiwan terkait pelanggaran permisi tinggal.

Baca selalu: https://mediaindonesia.com/internasional/369866/taiwan-tangguhkan-izin-masuk-pekerja-migran-indonesia

Sepanjang tahun 2020, sebanyak 70 pekerja migran Indonesia yang kabur dari rumah tuan di Taiwan telah dipulangkan oleh KDEI.

Pada 2021 hingga bulan Maret selalu terdapat 11 pekerja migran Indonesia kaburan yang dipulangkan.

Sampai saat ini sedang ada sembilan WNI dengan melakukan pelanggaran izin tinggal mendiami tempat penampungan tatkala sambil menunggu proses tata laksana lebih lanjut.

Beberapa pola pekerja Indonesia kabur, dalam antaranya tidak adanya kesesuaian dengan majikan, baik sebab segi perlakuan maupun penghasilan.

Motif lainnya adalah mengiler oleh bujukan sindikat distributor tenaga kerja migran ilegal dengan iming-iming gaji lebih besar tanpa potong retribusi dan asuransi kesehatan.

Tak sedikit pekerja migran Nusantara yang kabur tersebut perdana menyerahkan diri setelah bertahun-tahun bekerja secara ilegal.

Pra dipulangkan, pekerja migran kaburan tersebut harus membayar kompensasi sekitar 10. 000 maka 20. 000 dolar Taiwan dan menanggung sendiri kartu kepulangan. (Ant/OL-12)