Berita

Patokan Tarif Energi Terbarukan akan Diterbitkan

Patokan Tarif Energi Terbarukan akan Diterbitkan

PEMERINTAH mendorong peningkatan pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya melalui regulasi harga energi dengan bersumber dari energi terbarukan ataupun renewable energy.

“Kita akan mengeluarkan Sistem Presiden untuk tarif renewable energy yang nantinya akan dibeli oleh PLN dan diharapkan akan meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia, ” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Gaya dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana dalam keteranganya, Selasa (27/10).

Salah satu prinsip yang diterapkan pemerintah dalam pengembangan energi, kata pendahuluan Rida, adalah keberlanjutan atau sustainability.

Selain keberlanjutan, Pemerintah memiliki prinsip dalam pengembangan energi, yaitu ketersediaan (availability), dan yang kedua adalah status listrik itu sendiri.

“Kalau kelistrikan lulus tapi byarpet itu tidak elok, jadi Pemerintah harus menjamin supaya masyarakat yang menikmati listrik yang kualitasnya bagus, ” jelas Rida.

Baca juga:   Libur Panjang, Pertamina Jamin Kelancaran Sediaan BBM dan Avtur

Prinsip selanjutnya, imbuh Rida, yakni Keterjangkauan (affordability), kehormatan energi harus mampu dijangkau sebab semua elemen masyarakat.

Direktur Utama PT. PLN (Persero) Zulkifli Zaini mengatakan mendukung upaya pemerintah dalam pergantian energi ke energi terbarukan.

Ia menerangkan, pihaknya akan mengembangkan pembangkit EBT berskala besar untuk meningkatkan ekonomi dengan menyiapkan hidropower PLTA buat kebutuhan industri.

“Dengan pengembangan EBT sanggup menerapkan biaya semakin efisien beserta memiliki kehandalan yang baik” mengakhiri Zulkifli. (OL-7)