Berita

Polisi Perketat Pengamanan Gereja pada Palembang

SEBAGAI upaya menganjurkan rasa aman bagi umat kristiani yang merayakan Paskah, ratusan personil kepolisian dalam wilayah Palembang disebar. Tak hanya mengamankan gereja, penjaga juga melakukan penjagaan bertambah ketat di sekitar wadah ibadah.

Pengamanan dilakukan dengan terbuka dan tertutup di dalam gereja-gereja yang ada dalam Palembang, Jumat (2/4). Besar Kepolisian Resor Kota Mulia Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra mengutarakan, pihaknya ingin mengurangi kekuatiran umat nasrani ataupun kelompok Palembang dengan adanya sebanyak kasus teroris di Tanah Air. Hal ini jugalah dengan membuat polisi lebih intensif dalam memberikan rasa tenteram agar umat nasrani lestari dapat melakukan aktivitas perjamuan Paskah.

Baca selalu:   Karyawan Terpapar Covid-19, Sentra Kuliner Wilayah nDeso Ditutup

“Ada kurang langkah yang akan diambil untuk melakukan pengamanan perjamuan Paskah di Palembang yaitu melakukan deteksi dini kelanjutan di wilayah  Palembang, pasca kejadian bom di gereja di Makassar, dan penyerbuan di Mabes Polri. Melakukan pengamanan terbuka  dan tertutup pada gereja yang  melaksanakan kegiatan ibadah termasuk dalam markas-markas komando Polri, “ kata dia.

Selain itu, mengoptimalkan sinergi TNI, FKUB dan pemerintah serta  sistem pemuda lintas agama. “Kami bersama dengan TNI, FKUB, dan unsur pemerintah sudah melakukan koordinasi terkait itu, dan kita ingin menetapkan agar Kota Palembang selalu kondusif dan aman, “ kata dia.

Terkait dengan pengamanan di gereja, dikerjakan langkah sterilisasi gereja.   “Hanya jemaat dan perlindungan yang bisa masuk, “ kata dia.

Pihaknya biar memberlakukan parameter pengamanan yang tepat tidak mengganggu kegiatan ibadah namun terjaga ketenteraman.

“Meningkatkan patroli skala besar  TNI, Polri, dan Stakeholder lainnya. Dan jangan lalai kita selalu berdoa  di dalam setiap menjalankan tugas, “ pungkasnya. (OL-6)